KMP Juara Takbir Keliling AMM 1429H
Allahuakbar…Allahuakbar…Laaillahaillallahu Allahuakbar….Allahuakbar…Walillahilkhamd……
Suara takbir menggema selepas Maghrib di Kotagede, kesibukan di Masjid Perak pun meningkat, maklum ini hari terakhir Ramadhan, jadi selain rame oleh aktifitas ta’jilan, sebagian dari temen-temen juga masih disibukkan dengan persiapan-persiapan untuk mengikuti Takbir keliling pada malam harinya, ada yang sibuk nyari kostum, siapin sound sistem, siapin genset untuk Lampion, macem-macem deh….
o iya takbiran tahun ini KMP memilih tema ‘ NKRI Harga Mati! ‘, jadi semua atribut, mulai dari kostum, lampion, musik, dan sebagainya, semua benuansa Militer.

Lampion Tank KMP
Dan untuk pertama kalinya KMP menampilkan korps Drum Bandnya, setelah selama beberapa tahun sebelumnya KMP selalu menampilkan musik kreatif yang terdiri dari alat-alat musik seadanya, mulai dari blek/wadah kue kering bekas, galon, ember cat bekas,dll.
KMP bukanlah pengajian pertama yang tampil dengan musik Drum Band, tapi KMP tidak mau dianggap ikut-ikut trend Drum Band yang juga telah menjadi trend di arena takbir keliling di Kotagede. Maka untuk mensiasatinya, KMP telah mempersiapkan sesuatu yang berbeda, selama beberapa hari sebelum tampil, KMP berlatih keras bermain musik Drum Band, memang beberapa anggota sudah tidak asing dengan Drum Band karena pernah tergabung dalam korps Drum Band di sekolah masing-masing, tapi sebagian bagi besar yang lain ini merupakan kali pertama.

korps Drum Band KMP
Demi penampilan yang beda dan lain dari yang lain, maka KMP menampilkan aksi Drum Band ala Militer, degan aksi Bass Drum yang atraktif, dibuka dengan atraksi mengangkat Bass Drum dengan menggunakan satu tangan, mengayun-ayunkan Bass dram bersama-sama, hingga atraksi duet pemain Trio yang tampil dengan sangat atraktif, dan meskipun kami bukan yang pertama kali tampil dengan musik Drum Band, tapi kami yakin kami yang pertama menampilkan aksi ala Militer.
Kostum kami pun tak luput dari nuansa militer, untuk anak-anak, kami memakaikan Kostum layaknya seorang serdadu lengkap dengan senjata apinya, Mayoret tampil anggun dengan kostum lorengnya, juga disertai atraksi oleh mayoret, untuk korps Drum Band, kami memakai kostum serba putih khas Angkatan Laut.
Penampilan KMP malam ini pun dapat dikatakan sangat prima dan atraktif, persoalan genzet yang biasanya tiba-tiba ngadat saat akan tampil pun dapat segera diatasi sehingga lampion Tank KMP dapat tampil dengan gagahnya di medan laga.

KMP crew foto bersama Tropy kejuaraan
Alhasil, akhirnya malam ini KMP berhasil menyabet beberapa gelar sekaligus, adalah :
Juara 1 kategori Drum Band, The Most Interractive Group Award, The Best Champion Award, dan kami pun berhasil menyabet Juara Umum, selain itu pada lomba yang diadakan oleh FOKOPA,adik-adik KMP berhasil memperoleh Juara 3 Lomba CCA Putri.
Sebuah prestasi yang cukup membanggakan, melihat pada tahun sebelumnya KMP tidak membawa satupun Tropy kejuaraan, apalagi ini adalah kali pertama KMP tampil pada kategori lomba Drum Band, sebelumnya kami tampil pada kategori musik kreatif yang juga selama beberapa kali kami menduduki posisi puncak.
Bravo KMP! Terus berjuang! karena tak ada hal yang tak mungkin, selama kita mau berusaha dan mencoba, serta menerima kegagalan dengan hati lapang dan sabar…(KMP)
Bersama kalian…
takkan pernah lelah….
bener yog….
Leres sampeyan-sampeyan niki. Emang di situlah terbitnya keceriaan dan hilangnya resah..gundah..
marai kangen
Alhamdulillah….
akhirnya kita bisa juga melewati bulan suci ramadhan ini dengan sempurna…
semoga segala amal serta ibadah yang kita lakukan selama bulan suci ramadhan diterima tanpa ada sedikitpun kekurangan..
untuk menyambut hari raya idul fitri, biasanya umat islam melakukan takbiran…
takbiran ini ada yang hanya dilakukan dimasjid atau mushola2 di sekitar rumah…
ada juga yang berkeliling mengumandangkan takbir…
biasanya takbir berkeliling ini menggunakan mobil truk ataupun lossbak…
tetapi akhir2 ini pihak keamanan sudah mulai melarang kegiatan seperti ini…
selain membahayakan serta memancing pelanggaran lalu lintas.
anak2 muda biasanya yang melakukan takbir keliling…
semoga saja takbiran keliling ini tidak disalah gunakan…
apalagi tersiar berita bahwa ada gerombolan takbiran yang membawa minuman keras serta senjata tajam…
subhanallah….
Insya Allah di kotagede berbeda, karena dikelola dengan lebih matang serta merupakan salah satu atraksi untuk menarik wisatawan…